Passive Voice: Pengertian, Rumus, Contoh

Bentuk kalimat pasif dapat ditemukan di berbagai bahasa, termasuk bahasa Inggris. Lebih dikenal dengan istilah passive voice, bentuk gramatikal ini dapat digunakan untuk memberikan penekanan pada subyek yang menerima aksi ketimbang pelaku aksi.

Untuk membentuk sebuah kalimat pasif, diperlukan formula khusus agar kalimat tersebut dapat dipahami dengan baik.

Jangan lewatkan pembahasan lengkap berikut ini mengenai pengertian, fungsi, rumus, dan contoh passive voice.

Pengertian Passive Voice

Passive voice merupakan sebuah bentuk kalimat yang berfokus pada subyek sebagai penerima aksi (receiver of action) daripada melakukan aksi (doer of action).

Bentuk ini merupakan kebalikan dari active voice yang berfokus pada subyek sebagai pelaku aksi.

Kalimat pasif biasanya menggunakan kata kerja transitif seperti eat, buy, bring, etc sehingga dapat bertransformasi dari aktif menjadi pasif atau sebaliknya.

Sedangkan kata kerja intransitif seperti go, arrive, atau cry kurang lazim digunakan dalam kalimat pasif.

Dalam penerapannya, kalimat pasif digunakan untuk berbagai keperluan sebagai berikut:

  • Memberi penekanan pada objek

Sebuah kalimat yang ingin memberikan penekanan pada objek ketimbang subyek dapat menggunakan passive voice.

Contoh: Her debut album was released in 2008.

  • Ketika pelaku tidak diketahui

Passive voice dapat digunakan untuk membuat kalimat di mana pelaku aksi tersebut tidak diketahui dengan pasti.

Contoh: His motorcycle has been stolen.

  • Saat pelaku sudah jelas sehingga tidak perlu disebutkan

Pada kondisi ini, pelaku dalam kalimat sudah cukup jelas sehingga tidak perlu disebutkan lagi. Tujuannya adalah untuk mempersingkat kalimat dan membuatnya lebih efektif.

Contoh: The fish has been caught

  • Ketika pelaku bersifat umum (semua orang)

Passive voice juga dapat digunakan untuk kalimat dengan pelaku umum (banyak orang). Dengan demikian, tidak perlu disebutkan secara spesifik siapa saja pelaku aksi tersebut.

Contoh: This task is commonly done in a group.

  • Ketika pelaku sudah disebutkan dalam kalimat sebelumnya

Kalimat pasif berfungsi untuk membuat kalimat di mana pelaku sudah disebutkan pada kalimat sebelumnya. Tujuannya adalah untuk menghemat kata.

Contoh: After waiting for a few hours, Jenna finally met the officer. She was registered immediately.

Rumus Passive Voice

Untuk membuat sebuah kalimat pasif dalam bahasa Inggris, ada beberapa rumus yang harus diikuti.

Ragam rumus tersebut menyesuaikan dengan bentuk tense yang akan dipakai. Berikut ini beberapa formula passive voice yang paling sering digunakan.

Rumus Passive Voice untuk Simple present

Subject + to be (is / am / are) + past participle (V3)

Contoh: The song is written by John Legend.

Rumus Passive Voice untuk Simple past

Subject + was / were + past participle

Contoh: The cat was adopted by my neighbor.

Rumus Passive Voice untuk Simple future

Subject + will be + past participle

Contoh: This project will be handled by an American company.

Rumus Passive Voice untuk Present continuous

Subject + is / am / are + being + past participle

Contoh: The dress is being laundered.

Rumus Passive Voice untuk Present perfect

Subject + has / have + been + past participle

Contoh: The design has been created.

Selain menggunakan to be (is/am/are), kalimat pasif juga dapat dibentuk menggunakan kata ‘get’.

Seperti halnya ketika menggunakan to be, bentuk get harus disesuaikan dengan tense yang digunakan. Contoh:

  • The baby gets treated well.
  • The book is getting destroyed.
  • This house has gotten fixed.

Contoh Passive Voice

  • The savory dish is cooked by the professional. (Makanan lezat ini dimasak oleh profesional)
  • This business was established in 1990. (Bisnis ini didirikan pada tahun 1990)
  • The movie has been released but nobody seems interested to watch it. (Film itu telah diluncurkan namun tidak ada seorang pun yang tertarik untuk melihatnya)
  • My car will be repaired next week so I have to find a taxi now. (Mobil saya akan diperbaiki minggu depan, jadi saya harus mencari taksi sekarang)
  • The room has been rented since you were gone. (Kamar ini telah disewakan sejak kamu pergi)
  • Many fans are waiting for the second book, but it is being written. (Banyak penggemar menunggu buku kedua, namun buku itu sedang ditulis)
  • The bathroom is cleaned regularly to keep it shiny. (Kamar mandi ini dibersihkan secara teratur agar tetap berkilau)
  • The regulation has been stipulated by the government. (Peraturan telah ditetapkan oleh pemerintah)
  • The story was being filmed last year. (Cerita itu telah difilmkan tahun lalu)
  • Don’t worry, the package is brought by the postman. (Jangan khawatir, paketnya sudah dibawa oleh tukang pos)
  • My laptop is not sold in this store. (Laptop saya tidak dijual di toko ini)
  • Her shoes are painted black and she loves it. (Sepatunya dicat hitam dan dia menyukainya)
  • Jennifer was told that her father would be late. (Jennifer diberitahu bahwa ayahnya akan terlambat)

Demikian sedikit pembahasan tentang passive voice mulai dari pengertian, rumus-rumus, hingga contohnya. Semoga dengan mempelajari materi di atas dapat menambah pemahaman teman-teman tentang materi ini.

Kalo sudah paham, yuk coba jawab soal passive voice biar tau sudah sejauh mana pemahaman kita.

Sekian dari rumus pintar. Selamat belajar.

Kembali ke Materi Bahasa Inggris