Angka Romawi

Pembahasan kali ini yaitu mengenai angka romawi.

Dahulu, banyak sekali sistem bilangan yang ada. Sistem bilangan pada peradaban kuno misalnya sistem bilangan di Mesir, Babilonia, Yunani, dan juga sistem bilangan oleh bangsa Romawi.

Sistem bilangan atau angka Romawi masih digunakan hingga saat ini. Pada awalnya, bangsa Etruscan menciptakan sistem bilangan ini.

Simbol atau angka yang diguankan memiliki bentuk yang kompleks sehingga pada abad pertengahan dilakukan penyederhanaan bentuk dari angka romawi.

Berikut akan dijelaskan pengertian angka romawi.

Pengertian Angka Romawi

Angka romawi merupakan salah satu simbol atau angka yang digunakan bangsa Romawi pada peradaban Romawi Kuno.

Pada awalnya, simbol untuk menuliskan angka romawi cukup kompleks sehingga dilakukan penyederhanaan tulisan.

Dalam sistem bilangan romawi tidak dikenal adanya simbol untuk angka nol “0”. Berikut merupakan beberapa simbol yang digunakan untuk menuliskan angka romawi.

I : representasi angka 1.

V : representasi angka 5.

X : representasi angka 10.

L : representasi angka 50

C : representasi angka 100.

D : representasi angka 500.

M : representasi angak 1.000.

Bagaimana sistem penulisan dari angka romawi ini?

Sistem bilangan romawi memiliki keunikan tersendiri sehingga penulisannya memiliki aturan tertentu.

Penulisan dilakukan dengan metode pengulangan simbol. Dalam penulisan angka romawi, pengulangan simbol paling banyak yaitu tiga kali.

Misalkan untuk bilangan 3 dapat dituliskan dengan III, bilangan 300 dengan CCC, dan lainnya. Sedangkan untuk bilangan 4, 40, dan 400 dapat dituliskan dengan IV, XL, dan CD.

Bagaimana untuk penulisan bilangan 5.000 atau yang lebih besar?

Untuk bilangan atau angka yang lebih dari 5.000 ditulis dengan menambahkan garis di atas simbol huruf romawi.

Misalnya untuk bilangan 5.000 ditulis dengan simbol Angka Romawi 5000. Berikut merupakan  pembahasan mengenai contoh penerapan angka romawi.

Baca juga Sistem Bilangan.

Contoh Penerapan Angka Romawi

Angka romawi masih banyak digunakan hingga saat ini. Contoh penerapan angka romawi yang masih diguanakn hingga saat ini yaitu penomoran pada jam, bab-bab dalam buku, penomoran pada film-film sekuel.

Selain itu, penulisan angka romawi juga terdapat pada penomoran seri event olahraga seperti olimpiade dan sebagainya.

Berikut akan dijelaskan mengenai operasi angka romawi.

Operasi Angka Romawi

Beberapa operasi yang ada yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.

Untuk pernjumlahan dilakukan seperti penjumlahan biasa kemudian ganti bilangan hasil penjumlahan dengan representasi simbol dari angka romawi.

Misalnya:

XVII + XLIII = . . . .

Penjumlahan angka romawi di atas yaitu 17 + 43 = 60. Sehingga hasil penjumlahan dari XVII + XLIII adalah LX.

Sama dengan operasi penjumlahan, operasi pengurangan juga dilakukan dengan menghitung hasil pengurangan kemudian mengubahnya ke dalam bentuk angka romawi.

Misalnya:

XLVIII – XXII = . . . .

Pengurangan dilakukan dengan mengubahnya ke dalam angka desimal (biasa) menjadi 48 – 22 sehingga hasil pengurangannya yaitu 26 dalam angka romawi ditulis sebagai XXVI.

Berikutnya yaitu terkait operasi perkalian dan pembagian. Contoh operasi perkalian yaitu perkalian XII dengan IX.

Perkalian tersebut merupakan perkalian bilangan 12 dengan 9. Diperoleh hasil perkalian 108, jika ditulis dalam bentuk angka romawi menjadi CVIII.

Berikut merupakan beberapa contoh soal unutk menguji kalian mengenai angka romawi.

Baca juga Operasi Hitung Pecahan.

Contoh Soal Angka Romawi

1. Tuliskan angka romawi dari bilangan-bilangan di bawah ini.

  • 239
  • 1.342
  • 2.019
Pembahasan

239

239 = 200 + 30 + 9

239 = CC + XXX + IX

239 = CCXXXIX

1.342

1.342 = 1.000 + 300 + 40 + 2

1.342 = M + CCC + XL + II

1.342 = MCCCXLII

2.019

2.019 = 2.000 + 10 + 9

2.019 = MM + X + IX

2.019 = MMXIX

2. Tentukan hasil dari CDII + XLIII.

Pembahasan

CDII + XLIII

= 402 + 43

= 445

= CDXLV

Mari kita simpulkan materi mengenai angka romawi.

Kesimpulan

Angka romawi merupakan salah satu sistem bilangan yang telah ada sejak peradaban Romawi kuno.

Beberapa simbol yang merepresentasikan bilangan dalam angka romawi yaitu I, V, X, L, C, D, dan M. Penulisan bilangan yang lebih dari 5.000 dengan menambahkan garis di atas lambang angka romawi.

Beberapa operasi yang terdapat dalam angka romawi yaitu operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian dengan mengubahnya ke dalam bentuk bilangan desimal.

Demikian pembahasan mengenai angka romawi. Semoga bermanfaat. Baca juga Bilangan Asli.

Leave a Comment