Conjunction: Pengertian, Jenis, dan Contoh

Untuk membuat kalimat kompleks, kita membutuhkan sebuah elemen yang berfungsi untuk menghubungkan kata, frase, atau klausa.

Dalam bahasa Inggris, elemen penghubung tersebut dikenal dengan istilah conjunction atau kata sambung.

Conjunction mempunyai peran yang sangat penting, terutama untuk membuat kalimat yang mengalir dan tidak terlalu pendek.

Untuk mengenal lebih jauh tentang conjunction, jangan lewatkan pembahasan berikut ini.

Pengertian Conjunction

Jika dalam bahasa Indonesia kita mengenal kata penghubung, maka dalam bahasa Inggris terdapat conjunction.

Menurut pengertiannya, conjunction adalah kelompok kata yang berfungsi sebagai penghubung antara dua konstruksi gramatikal yang berupa kata (word), frase (phrase), maupun klausa (clause).

Tujuan penggunaan conjunction adalah untuk membentuk sebuah kalimat yang kompleks dan mengalir.

Selain itu, kata penghubung juga dapat menghindarkan kita dari kalimat-kalimat pendek yang kurang efektif.

Dalam penerapannya, terdapat poin penting yang perlu diperhatikan, yaitu:

  • Digunakan untuk menghubungkan ide atau tindakan.

Contoh: I went to the market and bought a bag of apple.

  • Dipakai untuk membuat list.

Contoh: My mother give me some books, pencils, and pens.

  • Menghubungkan kelas kata yang mempunyai struktur sama

Contoh: She did the job fast and excellently.

Jenis-jenis Conjunction

Kata penghubung (conjunction) dalam bahasa Inggris terbagi menjadi beberapa jenis seperti coordinating conjunction dan subordinating conjunction.

Masing-masing jenis kata penghubung mempunyai fungsi yang berbeda. Untuk penjelasan lebih lanjut, simak daftar berikut ini.

1. Coordinating conjunction

Jenis conjunction yang satu ini berfungsi untuk menghubungkan dua klausa dengan konstruksi yang setara. Contoh coordinating conjunction antara lain so, for, yet, but, and, nor dan or.

Contoh: I have a good story and I want to tell it now.

2. Subordinating conjunction

Kata penghubung ini menggabungkan dua kalimat bertingkat atau memiliki derajat yang tidak sama. Umumnya, terdapat induk dan anak kalimat yang tidak terpisah.

Subordinating conjunction terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu cause/reason, condition, concession, purpose, manner dan lain sebagainya.

Beberapa contoh subordinating conjunction yang sering digunakan antara lain: after, as soon as, once, when, whenever, while, although, as, because, in order that, so that, if, otherwise, as if, dan or else.

Contoh: I work hard because I want to make my parents happy.

3. Correlative conjunction

Jenis kata penghubung ini biasanya digunakan secara berpasangan dan berfungsi untuk menghubungkan klausa, frase, maupun kata.

Contoh correlative conjunction adalah: both… and, not only….but also, either…or, neither…nor, if….then, rather…..than, between….and, etc.

Contoh: Reading is not only good for your mind but also personality.

4. Adverbial conjunction

Jenis conjunction ini merupakan adverbial phrase atau kata keterangan yang dipakai untuk menggabungkan ide dalam satu paragraf.

Contoh adverbial conjunction adalah: however, furthermore, nevertheless, moreover, on the other hand.

Contoh: I am not really interested to this party, however I do not have other choice.

Contoh Conjunction

  • My little brother likes eating apple, banana, and watermelon.

Adik saya suka makan apel, pisang, dan semangka.

  • I like your overall style but your trousers disturb me a lot.

Saya suka penampilan kamu tetapi celanamu sangat menggangguku.

  • We plan to visit Paris and take a lot of pictures in front of Eiffel Tower.

Kami berencana mengunjungi Paris dan mengambil banyak gambar di depan menara Eiffel.

  • You can buy a smartphone or a tablet.

Kamu bisa membeli ponsel pintar ataupun tablet.

  • He forgot to call me because he had many things to do.

Dia lupa untuk meneleponku karena dia punya banyak hal untuk dikerjakan.

  • Even though it is snowing, the postman delivers the package to my house.

Meskipun sedang turun salju, tukang pos mengirimkan paket ke rumah saya.

  • My brother is mowing the lawn while my father is cleaning the garage.

Kakak saya sedang memotong rumput sementara ayah saya sedang membersihkan garasi.

  • That man cries as if he is a baby.

Pria itu menangis seperti bayi.

  • Walk carefully, otherwise you will wake the dog up.

Jalan perlahan, jika tidak kamu akan membangunkan anjingnya.

  • Your performance is not only enchanting but also inspiring.

Penampilan kamu tidak hanya memikat tetapi juga menginspirasi.

  • I want to drink neither coffee nor tea.

Aku tidak ingin minum kopi maupun teh.

  • Both Jimmy and Johnny have to pay for their mistake.

Jimmy dan Johnny harus membayar kesalahan mereka.

  • This plant is very tall, on the other hand that plant is very short.

Tanaman ini sangat tinggi, sedangkan tanaman itu sangat pendek.

  • I learned so hard last night, therefore I could answer all the questions very well.

Saya belajar sungguh-sungguh semalam, sehingga saya bisa menjawab semua pertanyaan dengan baik.

  • This product works effectively to treat my pimples, however it is very expensive.

Produk ini sangat efektif untuk merawat jerawat saya, tetapi harganya sangat mahal.

Itulah pembahasan tentang conjunction mulai dari pengertian, jenis-jenis, dan contoh kalimatnya. Semoga dapat membantu sobat sekalian yang sedang belajar materi ini.

Buat sobat yang mau latihan, bisa kerjakan contoh soal conjunction ya. Sekian dari rumus pintar. Happy learning.

Kembali ke Materi Bahasa Inggris