Conditional Sentence: Pengertian, Rumus, dan Contoh

Dalam bahasa Inggris, conditional sentence merupakan satu jenis kalimat yang digunakan untuk mengungkapkan pengandaian, keinginan, atau harapan.

Kalimat tersebut terdiri dari beberapa tipe yang dapat digunakan untuk jenis pengandaian yang berbeda.

Karena conditional sentence sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, tidak ada salahnya jika kita mempelajari lebih lanjut mengenai jenis kalimat ini.

Jangan lewatkan pembahasan mengenai pengertian, rumus, dan contoh kalimat pengandaian di bawah ini!

Pengertian Conditional Sentence

Conditional sentence atau sering disebut sebagai ‘if clause’ merupakan salah satu jenis kalimat dalam bahasa Inggris yang berfungsi untuk menyatakan harapan atau pengandaian.

Keinginan atau harapan tersebut bisa saja terwujud atau tidak terwujud sama sekali.

Dalam bahasa Inggris, terdapat 4 jenis kalimat pengandaian. Keempat jenis atau tipe tersebut mempunyai fungsi yang berbeda dan diungkapkan pada situasi yang berlainan pula.

Berikut penjelasan masing-masing tipe:

Conditional sentence tipe 0

Kalimat pengandaian ini sangat sederhana dan biasanya digunakan untuk mengungkapkan fakta yang sudah diketahui oleh banyak orang.

Misalnya air jika dipanasi akan mendidih, atau jika didinginkan akan membeku.

Conditional sentence tipe 1

Tipe kalimat ini dapat digunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu mungkin akan terjadi di masa depan.

Dengan kata lain, pengandaian tersebut masih ada kemungkinan untuk terjadi.

Conditional sentence tipe 2

Tipe ini dipakai untuk menyatakan bahwa sesuatu hampir tidak mungkin terjadi. Tipe ini sering digunakan untuk mengutarakan impian dan angan-angan.

Conditional sentence tipe 3

Bisa dikatakan bahwa tipe yang satu ini diungkapkan sebagai bentuk penyesalan karena tidak melakukan satu hal di masa lampau.

Pasalnya, kenyataan sangat berlawanan dengan harapan.

Baca juga Explanation Text.

Rumus Conditional Sentence

Kalimat pengandaian dapat dibentuk dengan mengikuti rumus tertentu, meskipun semuanya terdiri dari if clause dan main clause.

Rumus tersebut menyesuaikan dengan tipe kalimat sehingga setidaknya ada 4 rumus yang berbeda, yaitu:

Rumus Conditional Sentence Tipe 0

If + simple present, simple present

Contoh: if you heat water, it boils.

Rumus Conditional Sentence Tipe 1

If + simple present, simple future (will)

Contoh: If you bring me a pizza, I will thank you.

Rumus Conditional Sentence Tipe 2

If + simple past, present conditional

Contoh: If I were a doctor, I would offer free medication.

Rumus Conditional Sentence Tipe 3

If + past perfect, perfect conditional

Contoh: If I had listened to you, I would have become a professional teacher.

Baca juga Passive Voice.

Contoh Kalimat Conditional Sentence

Contoh Conditional sentence type 0

  • If you turn on the air conditioner, the room temperature gets cool. (Jika kamu menyalakan penyejuk ruangan, suhu ruangan menjadi dingin)
  • If it is cloudy, the sky gets dark. (Jika mendung, langit menjadi gelap)
  • The ice melts if you heat it. (Es meleleh jika kamu memanaskannya)
  • The soil gets wet if it rains. (Tanah menjadi basah jika turun hujan)
  • If you cry, your cheeks gets wet. (Jika kamu menangis, pipimu basah)

Contoh Conditional sentence type 1

  • You will be the winner if you try hard. (Kamu akan menjadi pemenang jika berusaha lebih keras)
  • If you don’t hurry, you will be late. (Jika kamu tidak bergegas, kamu akan terlambat)
  • Joana will go to China if she misses her father. (Joana akan pergi ke Tiongkok jika dia merindukan ayahnya)
  • If the baby smiles, everybody will be happy. (Jika bayi itu tersenyum, semua orang akan bahagia)
  • They will be hungry if you don’t give them food. (Mereka akan kelaparan jika kamu tidak memberi mereka makanan)

Contoh Conditional sentence type 2

  • If my mother was here, I would not do this. (Jika ibuku di sini, aku tidak akan melakukan hal ini)
  •  You would get a better job if you applied to this company. (Kamu akan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik jika melamar ke perusahaan ini)
  • If the cat stole the fish, I would be so angry. (Jika kucing itu mencuri ikan, aku akan sangat marah)
  • Thomas would pay the rent if he found a new job. (Thomas akan membayar uang sewa jika dia mendapatkan pekerjaan baru)
  • If this company went bankrupt, the employees would not receive their salary. (Jika perusahaan ini bangkrut, para pegawai tidak akan menerima gaji)

Contoh Conditional sentence type 3

  • If she had agreed to marry John, she would have been living in Canada. (Jika saja dia setuju untuk menikah dengan John, dia pasti sudah hidup di Kanada)
  • They would have bought the house if they had worked harder. (Mereka pasti sudah membeli rumah itu jika saja mereka bekerja lebih giat)
  • If Stephan had accepted the promotion, he would have become a general manager. (Jika saja Stephan menerima promosi itu, dia pasti telah menjadi Manajer Umum)
  • I would have been an artist if I had practiced a lot. (Saya pasti sudah menjadi artis jika saja saya banyak berlatih)
  • If your mother had picked up the call, she would have won the lottery. (Jika saya ibumu mengangkat teleponnya, dia pasti sudah memenangkan lotre)

Itulah sedikit ulasan tentang conditional sentence mulai dari pengertian, jenis-jenis, rumus, hingga contoh kalimatnya. Semoga dengan membaca artikel ini bisa menambah wawasan teman-teman tentang conditional sentence.

Untuk menguji pemahaman teman-teman, silakan jawab kumpulan soal conditional sentence ya.

Demikian dari rumus pintar. Happy learning.

Kembali ke Materi Bahasa Inggris