Past Future Perfect Tense: Pengertian, Rumus, dan Contoh

Past future perfect tense merupakan salah satu bentuk tense Bahasa Inggris yang digunakan untuk mengungkapkan bahwa kenyataan tidak sejalan dengan keinginan.

Harapan tersebut digambarkan menggunakan bentuk future namun dalam bingkai waktu masa lampau.

Tense ini sering ditemukan dalam conditional sentence tipe 3, ketika harapan hampir mustahil untuk terlaksana.

Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai past future perfect tense, simak penjelasan lengkap di bawah ini.

Pengertian Past Future Perfect Tense

Past future perfect adalah bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan aksi yang mungkin terjadi atau tidak mungkin terjadi di masa depan namun dalam bingkai waktu masa lampau.

Past future perfect menggabungkan dua tenses yaitu lampau (past tense) dan masa depan (future tense).

Oleh karena itu, biasanya tense ini menggunakan kata would, should, could dan might untuk menggambarkan pengandaian di masa lalu.

Bentuk kata kerja ini mempunyai beberapa fungsi, yaitu:

  • Membentuk conditional sentence type 3

Contoh: If you had accepted the money, you would have had a better life.

Kalimat tersebut mengungkapkan pengandaian jika seseorang menerima uang, maka hidupnya menjadi lebih baik.

Namun kenyataannya, dia tidak menerima uang tersebut sehingga kehidupannya tidak menjadi lebih baik.

  • Membicarakan sesuatu yang seharusnya terjadi namun justru tidak terjadi

Contoh: You should have registered by now.

Kalimat di atas menggunakan should yang bermakna seharusnya. Dalam kalimat tersebut, seharusnya seseorang sudah mendaftar, namun pada kenyataannya belum.

  • Menyatakan bahwa sesuatu sebenarnya bisa dilakukan namun tidak dilakukan

Contoh: I could have done the assignment but my brother messed it up.

Kalimat tersebut menunjukkan bahwa sebenarnya dia bisa melakukan sesuatu karena terdapat kata could.

Namun kenyataannya, hal lain terjadi sehingga aksi tersebut tidak dapat dilakukan.

Rumus Past Future Perfect Tense

Untuk membuat kalimat past future perfect, diperlukan auxiliary verb seperti would, should, could, atau might kemudian diikuti oleh have dan kata kerja bentuk ketiga (past participle).

Have berfungsi untuk menunjukkan bahwa kejadian tersebut telah selesai di masa lampau. Tidak ada perbedaan untuk subyek jamak maupun tunggal.

Sedangkan untuk past participle, kata kerja yang digunakan menyesuaikan dengan jenisnya yaitu regular atau irregular verb.

Regular verb merupakan kata kerja dengan perubahan beraturan sedangkan irregular verb adalah kata kerja dengan perubahan yang tidak konsisten.

Simak rumus past future perfect tense berikut:

Rumus Past Future Perfect Tense untuk Kalimat positif

Subject + auxiliary verbs (would, should, could, might) + have + verb-3

Contoh: They would have lived happily.

Rumus Past Future Perfect Tense untuk Kalimat negatif

Subject + auxiliary verbs (would, should, could, might) + not + have + verb-3

Contoh: He should not have come to the party.

Rumus Past Future Perfect Tense untuk Kalimat interogatif

Auxiliary verbs (would, should, could, might) + subject + have + verb-3

Contoh: Could you have seen the accident?

Contoh Kalimat Past Future Perfect Tense

  • If Anna had accepted the ticket, she would have gone to Paris last year.

Jika Anna menerima tiket itu, dia pasti sudah pergi ke Paris tahun lalu.

  • You would have known the real story if you had listened carefully.

Kamu pasti akan tahu cerita yang sebenarnya jika kamu mau mendengarkan dengan baik.

  • The man would have become a manager if he followed the rule.

Lelaki itu pasti sudah menjadi manajer jika dia mengikuti peraturan.

  • She could have joined the meeting, but she decided to sleep at home.

Dia sebenarnya bisa ikut pertemuan itu, tetapi dia memilih untuk tidur di rumah.

  • Jonas should have submitted the assignment by now.

Jonas seharusnya sudah menyerahkan tugasnya sekarang.

  • If he had worked harder, he would have saved a lot of money.

Jika dia bekerja lebih keras, dia pasti sudah mengumpulkan banyak uang.

  • The children might have heard what you said.

Anak-anak mungkin sudah mendengar apa yang kamu katakan.

  • Sony could have bought the game console, but he preferred to save his money.

Sony sebenarnya bisa membeli konsol game, tetapi dia memilih untuk menyimpan uangnya.

  • That girl should not have joined us.

Gadis itu seharusnya tidak bergabung dengan kita.

  • George could not have answered the question, but his friends helped him.

George sebenarnya tidak bisa menjawab pertanyaan, tetapi teman-temannya membantunya.

Demikian pembahasan tentang past future perfect tense mulai dari pengertian, rumus, hingga contoh kalimatnya. Semoga dapat meningkatkan pemahaman teman-teman yang sedang belajar materi ini.

Kemudian, kalo sudah paham materinya, bisa coba jawab latihan soal past future perfect tense untuk uji pemahaman ya.

Sekian dulu dari rumus pintar ya. Happy learning.

Kembali ke Materi Bahasa Inggris