Simple Present Tense: Pengertian, Rumus, & Contoh Kalimat

Bahasa Inggris mengenal 16 jenis tenses dengan beragam fungsi dan penggunaan. Salah satu jenis tenses yang paling sering digunakan adalah simple present tense.

Sesuai dengan namanya, tense yang satu ini mempunyai pola yang paling sederhana sehingga mudah untuk dipelajari.

Tidak heran jika simple present tense sudah mulai diajarkan sejak jenjang sekolah dasar.

Sebagaimana jenis tenses yang lain, simple present memiliki sejumlah aturan yang harus diikuti.

Kendati demikian, aturan dan pola yang berlaku lebih sederhana dibandingkan dengan tenses lainnya.

Untuk mengenal lebih jauh mengenai simple present tense, simak pengertian, rumus, contoh kalimat, serta contoh soal di bawah ini.

Pengertian Simple Present Tense

Simple present tense dapat dimaknai sebagai bentuk tense yang dipakai untuk menerangkan sebuah kejadian atau aktivitas yang terjadi pada saat ini.

Selain itu, jenis tense ini juga digunakan untuk menggambarkan kejadian atau aktivitas yang terjadi berulang kali.

Berikut ini beberapa fungsi dari simple present:

1. Menyatakan kejadian berulang saat ini

Peristiwa berulang yang terjadi pada saat ini dapat diungkapkan menggunakan bentuk simple present. Kalimat ini biasanya mengandung adverb of frequency seperti always, often, every, dan sometimes.

Contoh:

  • The bus comes every 30 minutes.
  • I always eat apple in the morning.

2. Menyatakan fakta

Dalam bahasa Inggris, simple present tense dapat dipakai untuk menyatakan sebuah fakta. Berbagai fakta umum seperti matahari terbit atau air membeku harus dituliskan dalam bentuk simple present.

Contoh:

  • Water boils at 100 degree.
  • The Earth and other planets revolve around the sun.

3. Menyatakan kalimat instruksi

Kalimat instruksi biasa dinyatakan dalam bentuk simple present. Kalimat ini biasanya diawali dengan kata kerja (verba).

Contoh:

  • Add sugar to the dough.
  • Close the window!

Baca juga Present Perfect Tense.

Rumus Simple Present Tense

Sebuah kalimat simple present yang baik harus mengikuti aturan yang berlaku. Aturan tersebut meliputi pola, rumus, dan bentuk kata kerja yang digunakan berikut dengan perubahan sesuai dengan subyek.

Rumus Dasar

Secara garis besar, rumus kalimat simple present tense adalah sebagai berikut:

Subyek + Verb I + Object

Rumus umum tersebut bersifat fleksibel dan dapat berubah sesuai dengan jenis kalimat yang dibuat. Perubahan tersebut meliputi:

Rumus Kalimat negatif

Ketika hadir dalam bentuk negatif, diperlukan penambahan kata ‘not’ dalam kalimat. Oleh karena itu, rumus tersebut berubah menjadi:

Subject + do / does + not + Verb I + Object

atau

Subject + is / am / are + not + Adjective

Rumus Kalimat tanya

Untuk membuat sebuah kalimat tanya dalam bentuk simple present, susunan kalimat harus diubah sedemikian rupa sehingga memenuhi unsur sebuah kalimat tanya.

Berikut rumus yang digunakan untuk membuat kalimat tanya simple present:

Do / does + Subject + Verb I + Object?

atau

Is / am / are + Subject + Adjective?

Perubahan bentuk verb

Simple present tense menggunakan kata kerja (verb) bentuk pertama yang dapat berubah sesuai dengan subyek kalimat, baik kalimat positif maupun negatif.

Ketentuan perubahan tersebut adalah sebagai berikut:

  • I / you / we / The

Untuk jenis subyek ini, kata kerja bentuk pertama tidak mengalami perubahan pada kalimat positif.

Tidak diperlukan penambahan s/es pada bagian belakang kata kerja. Sedangkan untuk kalimat negatif, dibutuhkan penambahan ‘do not’ sebelum kata kerja.

Pada kalimat tanya, kata ‘do’ digunakan untuk mengawali kalimat dan diikuti oleh subyek kemudian verb bentuk I.

  • She / he / it

Ketiga subyek ini mengalami perubahan bentuk kata kerja pada kalimat positif, yaitu penambahan s/es.

Secara garis besar, kata kerja dengan akhiran huruf konsonan menggunakan tambahan ‘s’ sedangkan kata kerja berakhiran huruf vokal menggunakan tambahan ‘es’.

Kendati demikian, ada beberapa pengecualian yang perlu diperhatikan sebagai berikut:

  • Kata kerja dengan akhiran X, S, SH, CH, dan O menggunakan tambahan ‘es.
  • Kata kerja berakhiran huruf vokal + Y menggunakan tambahan ‘s’.
  • Kata kerja dengan akhiran huruf konsonan + Y mengalami perubahan bentuk menjadi ‘ies’.

Pada kalimat negatif, diperlukan penambahan kata ‘does not’ sebelum kata kerja. Kata ‘does’ juga digunakan untuk mengawali kalimat tanya dan diikuti oleh subyek serta verb bentuk I.

Baca juga Present Continuous Tense.

Contoh Kalimat Simple Present Tense

  • They always come here every week. (Mereka selalu datang kemari setiap pekan)
  • My grandmother sleeps 10 hours every night. (Nenek saya tidur 10 jam setiap malam)
  • George and Fred always go to school together. (George dan Fred selalu berangkat sekolah bersama)
  • Her mother is a Javanese. (Ibunya adalah orang Jawa)
  • A bird flies with its wings. (Burung terbang dengan sayapnya)
  • She has three kids. (Dia mempunyai tiga anak)
  • My daughter does not like spaghetti. (Anak perempuan saya tidak suka spageti)
  • They do not have time to attend the show. (Mereka tidak punya waktu untuk menghadiri pertunjukan)
  • I do not understand the problem. (Saya tidak memahami masalahnya)
  • Do you buy a new shirt? (Apakah kamu membeli baju baru?)
  • Does he know that you are here? (Apakah dia tau kamu ada di sini?)
  • Do they read the instructions? (Apakah mereka membaca petunjuknya)

Demikian pembahasan tentang simple present tense mulai dari pengertian, rumus, hingga contoh kalimatnya. Semoga bermanfaat bagi teman-teman yang sedang belajar simple present tense.

Biar makin mantap, coba jawab latihan soal simple present tense. Jadi teman-teman bisa tau udah seberapa paham tentang materinya.

Sekian dari rumuspintar. Selamat Belajar.

Kembali ke Materi Bahasa Inggris