Hortatory Exposition: Pengertian, Ciri, Struktur, dan Contoh

Setiap teks mempunyai fungsi dan tujuan yang berbeda, salah satunya adalah untuk mempengaruhi pembaca.

Jika kita ingin mencapai tujuan tersebut melalui sebuah teks bahasa Inggris, maka kita dapat menggunakan hortatory exposition.

Hortatory exposition kerap disamakan dengan analytical exposition, padahal keduanya mempunyai tujuan yang berbeda.

Untuk mengetahui seluk beluk tentang hortatory exposition, simak pembahasan lengkap di bawah ini.

Pengertian Hortatory Exposition

Teks hortatory exposition merupakan tulisan yang memuat opini penulis tentang sebuah isu. Opini tersebut disampaikan secara komprehensif, detail dan teliti.

Tujuan dari teks ini adalah untuk mempengaruhi pembaca bahwa topik utama pembahasan seharusnya atau justru tidak seharusnya terjadi.

Pembaca diharapkan dapat mengikuti opini penulis setelah membaca teks tersebut.

Banyak yang menyangka bahwa hortatory dan analytical exposition adalah dua jenis teks yang sama.

Meskipun keduanya berisi opini, hortatory bersifat membujuk dan mempengaruhi sedangkan analytical  hanya bertujuan untuk membuat pembaca sadar mengenai topik bahasan.

Ciri-ciri Hortatory Exposition

Ada sejumlah language features yang membuat hortatory exposition berbeda dengan jenis teks lain, terutama analytical exposition.

Simak ciri-ciri kebahasaan berikut ini:

  • Memakai present tense
  • Menggunakan conjunction untuk menghubungkan antara satu opini dengan opini lain seperti first, second, moreover, besides, dan seterusnya.
  • Terdapat evaluative words seperti valuably, importantly, dan lain-lain.
  • Menggunakan complex sentence.
  • Teks bersifat persuasif dan terdapat argumen-argumen pendukung.

Baca juga Explanation Text.

Struktur Hortatory Exposition

Selain mempunyai language features tersendiri, teks hortatory exposition juga mempunyai struktur tertentu.

Jika analytical exposition menggunakan reiteration, maka hortatory exposition menggunakan recommendation.

Berikut penjelasannya:

1. Thesis

Bagian awal dari sebuah teks hortatory berisi penjabaran tentang topik yang akan dibahas. Topik tersebut dapat berupa peristiwa, isu atau kejadian tertentu.

Pada bagian ini, penulis menyampaikan sudut pandangnya terhadap topik yang dimaksud.

Dengan demikian, pembaca dapat lebih memahami pokok pembahasan pada bagian selanjutnya.

2. Argument

Setelah menjabarkan posisinya pada bagian thesis, penulis dapat menyampaikan berbagai argumen untuk mendukung sudut pandangnya.

Tujuan dari penjabaran alasan tersebut adalah agar pembaca tertarik untuk menyetujui sudut pandang penulis.

3. Recommendation

Bagian terakhir dari sebuah teks hortatory exposition adalah recommendation. Bagian ini biasanya berisi saran atau rekomendasi.

Penutup ini juga dapat berupa kesimpulan mengenai apa yang seharusnya atau tidak seharusnya terjadi.

Contoh Hortatory Exposition

Diminishing Social Media Activity

Social media become a second life for modern people. According to a research in 2019, Indonesian people spend around 195 minutes per day on social networks such as Facebook, Instagram, Twitter and many others. This average is far higher than China that spends 139 minutes.

Modern people should diminish their social media activity for some reasons. First, spending a lot of time in social networks can reduce work productivity. Social networks provide abundant excitement and entertainment that make users abandon their real life duties.

Another reason to reduce social media time is health. Smartphone emits radiofrequency radiation which can cause a number of health problems such as headache and nausea. Besides, it emits blue light that can disturb sleep cycle especially when it is used late at night.

The last but not least, spending too much time on social media makes modern people less sociable. Everybody is busy with their smartphone, so they have less time to talk to each other.

Those are three main reasons why modern people should diminish social media activity. It is important to suggest that social media should be used wisely for a better life.

Terjemahan:

Mengurangi Aktivitas di Media Sosial

Media sosial menjadi kehidupan kedua bagi manusia modern. Berdasarkan sebuah penelitian pada tahun 2019, rakyat Indonesia menghabiskan waktu sekitar 195 menit setiap hari di jejaring sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan masih banyak lagi. Rata-rata ini jauh lebih tinggi dibandingkan Tiongkok yang menghabiskan 139 menit.

Manusia modern seharusnya mengurangi aktivitas media sosial karena beberapa alasan. Pertama, menghabiskan banyak waktu di jejaring sosial dapat menurunkan produktivitas kerja. Jejaring sosial menyediakan banyak sekali kegembiraan dan hiburan yang membuat pengguna mengabaikan kewajiban mereka di dunia nyata.

Alasan lain untuk mengurangi waktu media sosial adalah kesehatan. Ponsel pintar memancarkan radiasi frekuensi radio yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti sakit kepala dan rasa mual. Di samping itu, ponsel pintar juga memancarkan sinar biru yang dapat mengganggu siklus tidur terutama ketika digunakan pada larut malam.

Terakhir, menghabiskan banyak waktu di media sosial membuat manusia modern kurang bergaul. Setiap orang sibuk dengan ponselnya masing-masing, sehingga mereka hanya memiliki sedikit waktu untuk berbincang satu sama lain.

Itulah tiga alasan utama mengapa manusia modern harus mengurangi aktivitas media sosial. Dianjurkan pula agar media sosial digunakan secara bijak demi kehidupan yang lebih baik.

Demikian pembahasan tentang Hortatory Exposition mulai dari pengertian, ciri, struktur, hingga contohnya. Semoga dapat menambah wawasan sobat sekalian yang sedang belajar bahasa inggris.

Buat sobat yang sudah paham materinya, bisa coba latihan dengan menjawab soal hortatory exposition ya.

Sekian dari rumus pintar. Happy learning.

Kembali ke Materi Bahasa Inggris