Narrative Text: Pengertian, Ciri, Generic Structure, Contoh

Narrative text merupakan salah satu dari beberapa jenis teks yang dikenal dalam bahasa Inggris.

Teks ini banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari seperti buku pelajaran, buku cerita, hingga koran dan majalah.

Gaya bahasa yang mudah dipahami serta isi yang menghibur menjadi salah satu alasan mengapa narrative layak untuk dipelajari.

Terlebih lagi, mempelajari narrative text bermanfaat untuk memperdalam keterampilan membaca dalam bahasa Inggris.

Materi ini juga kerap muncul dalam berbagai ujian mulai dari ujian TOEFL, ujian nasional, hingga ujian masuk perguruan tinggi.

Oleh sebab itu, jangan lewatkan pembahasan mengenai narrative text berikut ini.

Pengertian Narrative Text

Narrative text dapat didefinisikan sebagai salah satu jenis tulisan dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk menyampaikan sebuah cerita fiksi.

Dengan kata lain, teks naratif bersifat imajinatif atau khayalan dan tidak terjadi di dunia nyata.

Tujuan dari genre ini adalah untuk menghibur pembaca dengan kisah atau cerita fiktif.

Ada banyak sekali jenis tulisan naratif yang muncul dan berkembang di tengah masyarakat.

Tidak heran jika cerita ini mempunyai kaitan erat dengan tradisi atau budaya masing-masing daerah.

Misalnya, masyarakat Indonesia terbiasa dengan cerita Timun Mas, Malin Kundang, atau Sangkuriang.

Sedangkan masyarakat di Amerika atau Eropa lebih mengenai Cinderella dan Snow White.

Berikut ini beberapa jenis teks yang digolongkan ke dalam genre narrative text:

  • Cerita rakyat
  • Fabel
  • Legenda
  • Fiksi ilmiah
  • Misteri
  • Kisah hidup

Ciri-Ciri Narrative Text

Teks naratif mempunyai sejumlah ciri-ciri yang membedakannya dengan jenis teks lain.

Ciri tersebut meliputi jenis action verb yang digunakan, pemilihan bahasa, dan lain sebagainya.

Berikut ini beberapa ciri-ciri narrative text yang perlu diketahui:

  • Menggunakan past tense (Verb 2)
  • Menggunakan adverb of Time seperti one day, once upon a time
  • Penggunaan karakter yang spesifik (Sangkuriang, Cinderella, Malin Kundang)
  • Direct speech untuk percakapan dalam cerita
  • Menggunakan conjunction untuk membuat kronologi kejadian

Baca juga Report Text.

Generic Structure Narrative Text

Dalam bahasa Inggris, setiap jenis teks mempunyai struktur yang berbeda. Begitu juga dengan narrative text, tulisan ini mempunyai struktur yang merupakan rangkaian tahapan untuk membentuk sebuah cerita.

Secara umum, generic structure dari narrative text terdiri dari tiga bagian pokok yaitu orientation, complication, dan resolution.

Namun ada pula yang membuat menjadi empat bagian yang meliputi orientation, complication, resolution, dan re-orientation (coda).

Berikut penjelasan masing-masing tahapan.

1. Orientation

Orientation berfungsi sebagai pendahuluan dalam sebuah cerita. Pada bagian ini, biasanya penulis memperkenalkan karakter, tempat, dan waktu.

Dengan demikian, pembaca lebih mudah dalam memahami inti dari cerita tersebut.

Contoh: Once upon a time, there was a little ant lived in a tiny hole. 

2. Complication

Pada tahapan ini, masalah mulai muncul dan berkembang hingga menjadi klimaks.

Bagian ini melibatkan kronologis dan cara karakter utama menyelesaikan masalah tersebut.

3. Resolution

Resolution merupakan bagian akhir dari sebuah cerita naratif. Bagian ini menceritakan bagaimana sebuah masalah diselesaikan dan bagaimana akhir dari karakter utama.

Penulis dapat memilih akhir bahagia maupun akhir yang buruk. Pada cerita dengan genre misteri, resolusi dapat berupa masalah lain yang harus dipecahkan sehingga memberikan ketegangan bagi pembaca.

4. Re-orientation (opsional)

Re-orientation bersifat opsional, yaitu bisa digunakan atau tidak. Bagian ini biasanya berisi saran, moral, maupun pengajaran yang ingin disampaikan oleh penulis.

Baca juga Descriptive Text.

Contoh Narrative Text

The Pigeon and the Red Ant

In a dense forest, there lived a beautiful pigeon and a red ant. Every day, the pigeon foraged in shrubs and top of the trees. She left her nest in the morning and returned in the afternoon. Meanwhile, the red ant worked day and night to collect food.

One day, the pigeon perched and saw a big tree with ripe fruits across the river. She flew and in a moment, she was surrounded by red, mouthwatering rambutan fruits. She chose the biggest one from the bunch, pecked right on the stem and accidentally dropped the small ones. While pigeon enjoyed the fruit, she did not realize that the smaller rambutans rolled down to the river.

The red ant who was collecting food by the river, heard tumultuous sound approaching him. Suddenly, he saw rambutans rolled toward him. One of the fruits hit his small body and plunged him to the rushing river.

Pigeon who was enjoying her lunch realized that ant was in danger. She took a leaf with her bill and laid it on the water. Finally, the drowning ant reached and climbed to the leaf and he was safe. The pigeon apologized for her carelessness and the red ant thanked the pigeon for saving his life.

Itulah beberapa pembahasan tentang Narrative Text mulai dari pengertian, ciri-ciri, struktur, hingga contohnya. Semoga dengan membaca materi di atas dapat menambah pemahaman kita tentang Narrative Text.

Untuk menguji pemahaman kamu, coba jawab latihan soal Narrative Text ya.

Demikian dari rumus pintar. Selamat Belajar.

Kembali ke Materi Bahasa Inggris